Kenangan Seorang Rapper Terkait Karya George Floyd, Warga AS yang Tewas di Tangan Polisi

Posted 09 Jun 2020 12:00 WIB
Kenangan Seorang Rapper Terkait Karya George Floyd, Warga AS yang Tewas di Tangan Polisi

GituGini.com – Sejumlah rapper akhirnya buka suara terkait kepergian George Floyd yang tewas di tangah polisi AS pada 25 Mei 2020.

Ia tewas di tangan polisi saat ia dibekuk pada 25 Mei 2020 lalu.

Usai kepergiannya, komunitas rap legendaris di Kota Houston, Screwed Up Click, satu per satu mengungkapkan kenangan indah saat bersama Floyd.

Rapper Chris Ward, misalnya, mengatakan bahwa Flyod merupakan kakak bagi banyak orang.

“Dia adalah pembawa damai. Seorang mentor. Orang yang benar-benar membawa suasana positif. Orang yang benar-benar dikenal baik di mana pun," ujar Chris yang pernah berkolaborasi dengan Floyd tersebut.

Ward mengatakan kepada Pitchfork bahwa Floyd sudah menjadi legenda di Houston ketika mereka pertama kali bertemu.

"DJ Screw seperti radio untuk kota itu. Big Floyd sudah terdengar di mana-mana dan sudah nyaman dengan orang-orang di sekitarnya, dan bergaul dengan DJ Screw," tutur Ward.

Ia lantas kembali mengenang kembali sejumlah karya freestyle Floyd, termasuk yang saat ini populer lagi di kalangan penggemar, yaitu rekaman rap di atas lagu Da Brat's 'Sittin' on Top of The World.

Karya yang dirilis dalam kaset Chapter 324: Dusk 2 Dawn karya DJ Screw itu kembali muncul di internet setelah diunggah oleh sejumlah penggemar untuk mengenang Floyd.

Meski berduka karena Floyd telah tiada, Ward yakin temannya itu senang di alam baka jika mengetahui namanya kini menjadi salah satu simbol gerakan Black Lives Matter.

"Jika dia tahu apa yang terjadi padanya bisa mengubah dunia atau cara orang berperilaku atas situasi ini, jika dilihat secara positif, dia akan baik-baik saja," ucap Ward. (brvs)

Komentar Facebook