Lyra Virna Tak Penuhi Panggilan Polisi Soal Kasus Pencemaran Nama Baik

Posted 11 Oct 2018 12:00 WIB
Lyra Virna Tak Penuhi Panggilan Polisi Soal Kasus Pencemaran Nama Baik

GituGini – Lyra Virna kembali mendapat panggilan dari Polda Metro Jaya terkait kasus pencemaran nama baik terhadap pemilik ADA Tours, Lasty.

Berkas kasusnya sendiri akan diserahkan ke Kejaksaan Negeri Bekasi.

Seperti dilansir Detik.com, Lyra dijadwalkan datang sekitar pukul 11.00 WIB hari ini, namun dirinya tak kunjung datang. Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, panggilan hari ini merupakan tahap dua.

"Ya memang diagendakan hari ini untuk tahap dua, akan kita kirim tersangka dan barang buktinya ke JPU Bekasi Kota. Tapi, sampai sekarang belum dapat informasi kedatangan yang bersangkutan. Kalau nanti sudah hadir dan sesuai dengan jadwal pemanggilan akan segera kita kirim ke Kejaksaan Negeri Bekasi Kota," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono di kantornya, Kamis (11/10/2018).

Sementara itu, terkait adanya kabar yang menyebutkan pihak Lyra Virna belum mendapat surat panggilan, Yuwono mengatakan akan melakukan pemanggilan kembali.

"Ya nggak apa-apa, kita akan memanggil yang bersangkutan. Artinya kita akan memberitahukan bahwa penyidikan sudah selesai, sudah dinilai kejaksaan bahwa itu lengkap. Tentunya sebagai tanggungjawab penyidik sudah dinyatakan lengkap P21, ya kita harus mengirimkan tersangka dan barang bukti," beber Yuwono.

Kasus pencemaran nama baik ini bermula saat Lyra curhat melalui Instagram soal biro perjalanan haji ADA Tour and Travel. Lyra kemudian dipolisikan oleh Lasty Annisa pada 19 Mei 2017.

Polisi sebelumnya menetapkan Lyra sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik melalui ITE pada 13 Maret 2018. Lyra dijerat dengan Pasal 27 ayat 3 jo Pasal 45 ayat 3 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE. (brvs)

Komentar Facebook